Harga Pertamax Turun Mendadak, Pengusaha SPBU Rugi Besar

Harga Pertamax Turun Mendadak, Pengusaha SPBU Rugi Besar

- detikFinance
Jumat, 02 Jan 2015 14:36 WIB
Harga Pertamax Turun Mendadak, Pengusaha SPBU Rugi Besar
Jakarta - Dalam dua hari Kamis-Jumat ini, harga Pertamax turun dari Rp 9.950/liter menjadi Rp 9.600/liter, kemudian turun lagi jadi Rp 8.800/liter. Hal tersebut berdampak kerugian bagi pengusaha SPBU.

"Pastinya kita rugi. Kalau seluruh kerugian pengusaha SPBU dari mendadaknya penurunan harga Pertamax ini totalnya sangat besar juga," ucap Ketua Umum Himpunan Wirausaha Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Eri Purnomohadi dihubungi detikFinance, Jumat (2/1/2014).

Eri mengatakan, apalagi saat ini harga Premium juga mengikuti mekanisme seperti harga Pertamax, walaupun keuntungan pengusaha SPBU saat ini meningkat 17%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Premium memang marginnya naik, tapi kalau sistemnya seperti ini terus kita berat juga. Ya namanya pengusaha kalau untung kita diam, kalau rugi kita teriak," ucapnya.

Eri mengharapkan, PT Pertamina (Persero) dapat memberitahu beberapa hari sebelumnya jika ada perubahan harga BBM baik Premium maupun Pertamax. Sehingga pengusaha bisa menghitung berapa stok BBM yang diperlukan.

"Kami mengharapkan Pertamina bisa memberitahukan kepada kami perubahan harga beberapa hari sebelumnya, biar teman-teman (pengusaha SPBU) bisa hitung stok yang pas. Jadi kalau harganya mau turun kita tidak numpuk stok banyak-banyak, biar ruginya nggak banyak juga," tutupnya.

(rrd/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads