Harga Elpiji 12 Kg Naik, Pertamina: Lebih Murah dari Uang Pulsa

Harga Elpiji 12 Kg Naik, Pertamina: Lebih Murah dari Uang Pulsa

- detikFinance
Senin, 05 Jan 2015 11:22 WIB
Harga Elpiji 12 Kg Naik, Pertamina: Lebih Murah dari Uang Pulsa
Jakarta - Mulai 2 Januari 2015, PT Pertamina (Persero) menaikkan harga elpiji 12 kg. Kini elpiji 12 kg sudah dibanderol sesuai harga pasar atau keekonomiannya.

Harga elpiji 12 kg di tingkat agen naik jadi Rp 134.700 dari sebelumnya Rp 114.900. Ini berlaku mulai 2 Januari 2015 pukul 00.00.

"Khusus untuk elpiji 12 kg yang mulai tahun ini harganya sudah harga keekonomian, sebenarnya hanya digunakan 16% masyarakat perkotaan dan sekitarnya. Di perdesaan, penggunanya hanya 4%," kata Manajer Media Pertamina Adiatma Sardjito kepada detikFinance, Senin (5/1/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, lanjut Adiatma, sebagian besar elpiji yang dinikmati masyarakat adalah elpiji 3 kg yang disubsidi oleh pemerintah. Sementara untuk masyarakat mampu, Pertamina menyediakan elpiji dengan berbagai kemasan mulai 12 hingga 50 kg.

"Lebih dari 70% penggunaan elpiji 12 kg di perkotaan adalah kelompok ekonomi atas yang memiliki pendidikan tinggi. Sementara rata-rata penggunaan elpiji 12 kg di rumah tangga hanya sebulan sekali bahkan lebih, artinya hanya menghabiskan biaya Rp 150.000/bulan, bandingkan dengan listrik rata-rata menghabiskan biaya Rp 254.000/bulan atau pulsa ponsel Rp 270.000-313.000/bulan. Bahkan lebih murah daripada makan di luar rumah yang dihabiskan Rp 400.000/bulan. Ini semua hasil survei Nielsen terhadap 7.300 rumah tangga," jelas Adiatma.

Dengan dilepas ke mekanisme pasar, maka harga elpiji 3 kg akan dievaluasi setiap 3 bulan.

"Selanjutnya, Pertamina melakukan penyesuaian harga yang dilakukan secara berkala setiap 3 bulan sesuai harga pasar dunia elpiji (CP Aramco), sehingga secara otomatis harga elpiji 12 kg akan berfluktuasi," kata Ali Mundakir, Vice President Corporate Communication Pertamina.

(rrd/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads