Pertamina Uji Sistem Baru, Agar Harga Premium Bisa Berubah Tiap Hari

Pertamina Uji Sistem Baru, Agar Harga Premium Bisa Berubah Tiap Hari

- detikFinance
Senin, 12 Jan 2015 18:00 WIB
Pertamina Uji Sistem Baru, Agar Harga Premium Bisa Berubah Tiap Hari
Jakarta - PT Pertamina (Persero) sedang melakukan uji coba sistem baru dalam perhitungan stok BBM di beberapa SPBU. Bila berhasil, maka harga BBM berubah setiap hari mengikuti pergerakan harga minyak dunia.

"Saat ini kita sedang uji coba penghitungan jumlah stok ditangki timbun beberapa SPBU terutama di SPBU COCO (Corporate Owned Corporate Operated). Kita tanam alat di tangki timbun sehingga dari kantor pusat kita bisa tahu berapa jumlah stok BBM di SPBU," ujar Direktur Pemesaran Pertamina, Ahmad Bambang, ditemui di kantor Pusat Pertamina Pusat, Jakarta, Senin (12/1/2015).

Bambang mengatakan, ke depannya setiap tangki timbun BBM di SPBU akan menjadi stok Pertamina, bukan stok pengusaha SPBU. Sampai saat ini, jumlah SPBU Pertamina baik yang dikelola Pertamina maupun swasta mencapai 5.300 lebih SPBU.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Stok BBM di setiap tangki nantinya milik Pertamina, pengusaha SPBU tidak perlu lagi nebus BBM, kita bisa kontrol stok BBM di setiap SPBU seluruh Indonesia. Respons pengusaha SPBU juga senang, karena tidak perlu keluarkan biaya besar untuk beli BBM dulu, cukup membayar berapa yang keluar dari nozel SBBM," kata Bambang.

Lewat sistem tersebut, kata Bambang, Pertamina bisa dengan mudah menetapkan harga premium, solar, sampai pertamax setiap hari mengikuti pergerakan harga minyak dunia.

"Sistem ini yang digunakan banyak negara, jadi harga minyak dunia berapa, turun atau naik, hari itu juga harga di SPBU bisa berubah," ucapnya.

Ia menjelaskan, sistem tersebut belum bisa diterapkan dalam waktu dekat. Karena perhitungan stok masih dilakukan secara manual.

"Yang kemarin harga BBM turun pengusaha teriak rugi, padahal hitungannya sebulan sekali, apalagi ini setiap hari. Jadi perlu waktu, tapi tidak akan lama, kita lagi uji coba," tutupnya.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads