"PLN meminta pertimbangan untuk tunda penerapan tarif adjustment (penyesuaian) R1 1.300 VA dan 2.200 VA, usulan tersebut bisa dimengerti karena kita ingin meringankan beban masyarakat," ujar Menteri ESDM Sudirman Said ditemui di Pusat Pendidikan dan Pelatihan
Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (Pusdiklat KEBTKE) KESDM di Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (13/1/2015).
Menurut Sudirman keputusan penundaan pengenaan tarif adjustment yang artinya penundaan pencabutan subsidi listrik tersebut harus dibahas terlebih dahulu dengan Komisi VII DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menegaskan, penundaan pencabutan subsidi listrik untuk rumah tangga 1.300 dan 2.200 tersebut diajukan untuk 3 bulan, untuk selanjutnya akan dievaluasi apakah dua golongan rumah tangga pelanggan PLN tersebut masih perlu disubsidi atau tidak.
"Jadi penundaan ini akan di-review 3 bulan lagi, apa tetap ditunda atau tarif adjustment diterapkan," tutupnya.
(rrd/hen)











































