Selain itu, hari ini pemerintah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), semen dan elpiji. Menurut JK, pemerintah harus cepat mengambil keputusan dengan konsekuensi risikonya.
"Pemerintah itu harus cepat mengambil keputusan, apa pun risikonya, saya ini belum pulang jadi kenapa telat (datang ke OJK), saya dengan presiden mengambil kebijakan ini (menurunkan harga BBM) banyak risikonya," ujar JK saat disambut tepuk tangan para undangan di Pertemuan Tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan 2015 di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (16/1/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusan menurunkan harga BBM sama dengan saat menaikkan harga BBM, selalu ada risiko. "Kita lihat risikonya sama halnya dengan naikkan harga BBM saat itu, sebelumnya rapat 3 kali belum naik, ini rapat 2 kali harga turun," pungkasnya.
(mkl/hen)











































