Harga BBM Turun, Pengusaha Masih Emoh Turunkan Tarif Angkutan

Harga BBM Turun, Pengusaha Masih Emoh Turunkan Tarif Angkutan

- detikFinance
Senin, 19 Jan 2015 14:07 WIB
Harga BBM Turun, Pengusaha Masih Emoh  Turunkan Tarif Angkutan
Yogyakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) turun per 19 Januari 2015. Harga harga Premium turun dari Rp 7.600/liter menjadi Rp 6.600/liter (di luar Jawa-Madura-Bali/Jamali) dan harga Solar juga turun dari Rp 7.250/liter menjadi Rp 6.400/liter (di luar Jamali).

Namun, pengusaha angkutan yang tergabung dalam Organisasi Angkutan Darat (Organda) masih enggan menurunkan tarif. Contohnya terjadi di Yogyakarta.

Ketua Organda DIY Agus Adriyanto mengatakan, untuk saat masih tetap menggunakan tarif yang lama. Pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi DIY untuk menentukan tarif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Agus mengatakan BBM bukan satu-satunya faktor yang menentukan tarif angkutan umum. Ada biaya suku cadang yang naik karena melemahnya rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

"Harga komponen atau suku cadang juga tidak turun, barang kebutuhan hidup sudah terlanjur naik. Itu menjadi salah satu item yang harus diperhatikan juga," kata Agus, Senin (19/1/2015).

Menurutnya, dalam satu minggu ini diharapkan sudah ada keputusan dari hasil koordinasi. Nantinya akan diputuskan apakah tarif akan turun, tetap, atau bahkan naik lagi.

Untuk tarif angkutan perkotaan di Yogyakarta masih sebesar Rp 4.000. Untuk AKDP, tarif batas bawah Rp 170/km dan tarif batas atas Rp 220/km. Sementara tarif taksi buka pintu Rp 7.000 dan kemudian Rp 4.250/km.

(hds/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads