Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang, Mambang Hertadi mengatakan, kabel berdaya 120 megawatt (MW) itu rusak, akibat pengeboran horizontal dari Perusahaan Air Minum (PAM), tanpa koordinasi dengan PLN terlebih dahulu
"Pengeboran tersebut menimbulkan bocornya minyak pendingin, yang sekaligus berfungsi sebagai pelindung kabel (isolasi). Agar pasokan listrik tetap terjaga, untuk sementara PLN mengisi minyak isolasi kabel setiap 4 jam sekali sebanyak 200 liter, dan memperbaiki kerusakan kabel tersebut yang akan berlangsung kurang lebih 12 jam," tutur Mambang dalam keterangannya, Rabu (4/2/2015).
Β
Dalam proses perbaikannya, PLN berupaya meminimalisir dampak wilayah padam, dengan melakukan manuver atau pengalihan beban pada jaringan 20 kV.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
"PLN mengharap partisipasi masyarakat untuk menghemat pemakaian listrik dengan mematikan peralatan listrik yang tidak diperlukan dan bagi pelanggan yang memiliki genset, dimohon untuk mengaktifkannya. Selanjutnya PLN mengimbau kepada seluruh pemilik utilitas jaringan bawah tanah untuk berkoordinasi terlebih dahulu dengan PLN apabila akan melakukan pengeboran," jelas Mambang.
(dnl/hen)










































