Harga Minyak Anjlok, Tarif Listrik Rumah Mewah dan Industri Turun Lagi

Harga Minyak Anjlok, Tarif Listrik Rumah Mewah dan Industri Turun Lagi

- detikFinance
Kamis, 05 Feb 2015 15:33 WIB
Harga Minyak Anjlok, Tarif Listrik Rumah Mewah dan Industri Turun Lagi
Jakarta - Masih lemahnya harga minyak dunia saat ini, berdampak pada turunnya tarif listrik bagi golongan yang dikenakan tariff adjustment.

"Tarif listrik turun lagi, karena harga minyak masih turun," ujar Kepala Divisi Niaga PT PLN (Persero), Benny Marbun, dalam pesan singkatnya, Kamis (5/2/2015).

Benny mengungkapkan, untuk tarif Februari 2015, untuk golongan rumah tangga di atas 3.200 VA seperti R3, R2, dan PI, serta B2, tarifnya turun Rp 28/kWh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tarif rumah tangga mewah, pemerintah, dan restoran tarifnya turun dari Januari Rp 1.496/kWh menjadi Rp 1.468/kWh," ujarnya.

Konsumsi listrik golongan ini rata-rata 1.644 kWh per bulan, atau membayar tagihan Rp 2,41 juta/bulan.

"Sementara untuk golongan listrik tegangan menengah seperti bisnis (B) dan B3, serta industri (I) 3, tarif listriknya pada Januari Rp 1.159/kWh, turun pada Februari menjadi Rp 1.138/kWh, atau turun Rp 21/kWh," tambah Benny.

Konsumsi listrik golongan B3 per bulannya rata-rata mencapai 220.692 kWh, atau pembayaran tagihannya Rp 251,1 juta/bulan.

Ia menambahkan, untuk industri besar atau I4 tarifnya juga turun dari Januari Rp 1.012/kWh menjadi Rp 993/kWh.

"Industri atau pengusaha sekarang lagi happy, tarif listriknya turun, mereka banyak hemat, makanya mereka pada diam. Kalau naik kan nanti ramai lagi," tutupnya.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads