"Sebagian besar gardu di daerah Utara Jakarta rawan banjir," kata General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang, Haryanto WS kepada detikFinance, Kamis (12/2/2015).
Jumlah gardu PLN di seluruh Jakarta berjumlah 18.000 unit. Sepertiganya atau 6.000 gardu ada di wilayah Jakarta Utara. Haryanto menyebut ada beberapa wilayah di Jakarta Utara yang menjadi langganan banjir seperti Tanjung Priok, Marunda, Muara Angke, Ancol, Kapuk, Pluit, hingga Sunter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang rawan di pinggir sungai, rawan banjir Cempaka Putih dan Marunda. Beberapa kalau banjir kami naikkan (matikan)," paparnya.
Namun secara umum, bila melihat statistik jumlah gardu yang mati saat banjir di Jakarta tanggal 9 Februari 2015, cukup sedikit dibandingkan tahun sebelumnya. Puncak pemadam gardu listrik pada tanggal tersebut 626 gardu, dengan jumlah pelanggan terdampak 125.000.
Bila dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu tahun 2014 gardu yang dimatikan sebanyak 516 gardu dengan jumlah pelanggan terdampak 103.000. Paling banyak gardu listrik dimatikan di tahun 2012-2013 dimana ada 1.600 gardu dengan jumlah pelanggan terdampak 325.000.
"Tahun 2012-2013 paling berat. Mudah-mudahan kondisi ini membaik sehingga masyarakat tidak kesulitan memasok listrik," katanya.
(wij/rrd)











































