Dengan suntikan modal tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo mendorong PLN untuk fokus mengatasi kendala listrik yang sering byar-pet di Pulau Jawa.
"Karena prioritasnya membangun pembangkit listrik berkapasitas 35 ribu MW dengan nilai investasi Rp 1.000 triliun. Tapi untuk tahun ini, menambah kapasitas listrik di Jawa 1.800 MW per tahun supaya Jawa nggak byar-pet," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo di acara Jakarta Food Security Summit-3, di Jakarta Convention Center Senayan, Jumat (13/2/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indroyono menjelaskan, dengan tambahan modal tersebut dapat setidaknya dapat memperkuat ekuitas PLN untuk menjalin kerjasama bisnis dengan mitra luar negeri. Hal ini agar bisa mempercepat pembangunan proyek tersebut.
Pemerintah juga mendukung dengan pemangkasan izin pembangunan pembangkit listrik dari 52 menjadi 37 perizinan.
"Kalau izin dan tanahnya ada, maka bisa langsung mulai. Makanya perizinan bangun pembangkit sudah kita sederhanakan dari 52 izin menjadi 37 izin," pungkasnya.
(drk/ang)











































