Temui Pejabat-pejabat Papua, Sudirman Said: Tak Boleh Terpaku pada Smelter

Temui Pejabat-pejabat Papua, Sudirman Said: Tak Boleh Terpaku pada Smelter

- detikFinance
Sabtu, 14 Feb 2015 19:09 WIB
Temui Pejabat-pejabat Papua, Sudirman Said: Tak Boleh Terpaku pada Smelter
Timika - Hari ini, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menerima sejumlah pejabat pemerintah daerah di Papua. Agendanya adalah membahas pembangunan infrastruktur di Papua, termasuk fasilitas pengolahan barang tambang (smelter).

Berdasarkan keterangan yang diterima detikFinance, Sudirman menerima Gubernur Papua Lukas Enembe, Bupati Mimika Eltinus Omaleng, Bupati Paniai Hengky Kayame, dan pejabat-pejabat lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Sudirman meminta agar semua pihak bahu-membahu memikirkan pembangunan Papua secara lebih luas dan komprehensif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak boleh hanya terpaku pada soal smelter semata, tetapi harus memacu semua aspek untuk mendorong kemajuan ekonomi," sebut Sudirman di Papua, Sabtu (14/2/2015).

Sebelumnya, Sudirman, Lukas, Eltinus, dan Presiden Direktur Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin mengunjungi daerah sekitar Pomako. Daerah ini menjadi salah satu kandidat lokasi pembangunan smelter Freeport.

"Sampai 2.000 hektar lahan untuk smelter kita siapkan," tegas Eltinus.

Namun, Maroef belum bisa menjanjikan apa-apa. "Nanti kita bicarakan," ujarnya merespons pernyataan Eltinus.

Bahkan mantan petinggi Badan Intelijen Negara (BIN) ini mempersilakan bila pemerintah daerah ingin membangun smelter di Pomako, asal dengan biaya sendiri. Freeport tinggal memasok konsentrat.

"Kalau smelter Bapak mau bangun silakan, saya hanya supply konsentrat. Kami serahkan ke Bapak," tuturnya.

Menghadapi hal yang belum ada titik terang ini, Sudirman mencoba menengahi. Dia menyebutkan pembahasan soal smelter akan dilakukan besok (15/2/2015), saat seluruh informasi sudah lengkap.

"Tapi sebaiknya kita tata dulu tata ruangnya bagaimana. Pemerintah melihatnya yang penting ada kapasitas," kata Sudirman.

(hds/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads