Pertamina Akui Ada Kenaikan Harga Elpiji 3 Kg Rp 1.000-2.000/Tabung

Pertamina Akui Ada Kenaikan Harga Elpiji 3 Kg Rp 1.000-2.000/Tabung

- detikFinance
Selasa, 24 Feb 2015 08:31 WIB
Pertamina Akui Ada Kenaikan Harga Elpiji 3 Kg Rp 1.000-2.000/Tabung
Jakarta - PT Pertamina (Persero) membenarkan harga Elpiji kemasan tabung 3 kg mengalami kenaikan harga berkisar Rp 1.000-2.000/tabung. Hal ini disebabkan karena adanya penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan masing-masing pemerintah daerah.

"Memang benar ada kenaikan harga, tapi itu bukan dari Pertamina yang menaikan harga tetapi dari pemerintah daerah. Pasalnya masing-masing daerah menetapkan HET untuk Elpiji 3 kg," ungkap External Relation Pertamina Jawa Barat, Milla Suciyani kala dihubungi detikFinance, Selasa (24/2/2015).

Milla menjelaskan, masing-masing pemda memiliki kewenangan untuk menentukan HET penjualan Elpiji 3 kg. Awal tahun ini sudah ada penyesuaian atau kenaikan HET berkisar Rp 1.000-Rp 2.000/tabung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penyesuaian HET ini karena adanya kenaikan harga BBM, besarannya ditentukan seberapa jauh jarak pengiriman Elpiji dari SPPBE ke pangkalan (agen resmi Elpiji). Penyesuaian HET ini sebagai tambahan biaya distribusi," papar Milla.

Ia mencontohkan, di Depok harga Elpiji 3 kg paling mahal dijual di tingkat agen sebelumnya Rp 14.500/tabung. Namun pemda Depok melakukan penyesuaian HET menjadi Rp 16.000/tabung.

"Itu harga di pangkalan ya, bukan di warung-warung. Kalau sudah di warung kami tidak bisa kontrol harganya, mereka kan ambil untung sendiri. Hitungan untung-ruginya semau mereka sendiri, bisa saja ambil untungnya Rp 2.000-4.000/tabung," jelas Milla.

Oleh karena itu, lanjut Milla, harga Elpiji 3 kg naik meski pemerintah tidak memberlakukan harga baru. Harga Elipiji 3 kg memang ditentukan pemerintah, karena masih disubsidi.

(rrd/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads