"Kita mulai masuk dan beroperasi di Indonesia sejak 2003," kata General Manager Petronas Carigali Hazli Sham B Kassim ditemui di Kantor Ditjen Migas, Plaza Centris, Jakarta, Rabu (25/2/2015).
Hazli mengatakan, sampai saat ini Petronas sudah mengelola 9 proyek migas di Indonesia. Tiga di antaranya menjadi operator, sedangkan sisanya kerja sama operasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini data blok migas yang dikelola Petronas Carigali di Indonesia:
- W Glagah Kambuna. Pemegang saham 60% Petronas, 40% PT Pertamina (Persero). Proyek mulai 30 September 2009, saat ini dalam masa eksplorasi.
- Ketapang. Pemegang saham 80% Petronas, 20% Saka Ketapang Perdana (anak usaha PT PGN). Dalam tahap pengembangan.
- BBlok Muria. Pemegang saham 80% Petronas, 20% Sunny Ridge. Dalam tahap pengembangan.
- Natuna Sea 'A'. Pemegang saham 15% Petronas, 28,7% Premier Oil, 33,3% KUFFEC, 23% PHE-PTTEP. Dalam tahap produksi.
- Blok Jabung. Pemegang saham 42,85% Petronas, 42,85% PetroChina (operator), 14,3% Pertamina. Dalam tahap produksi.
- Blok Randugintung. Pemegang saham 30% Petronas, 40% Pertamina. Dalam tahap eksplorasi.
- Blok Madura Offshore. Pemegang saham 22,5% Petronas, 65,5% Santos, 10% Pantai Mad. Dalam tahap eksplorasi.
- Blok Surumana. Pemegang saham 20% Petronas, 80% ExxonMobil. Dalam tahap eksplorasi,
- Blok SE Palung Aru. Pemegang saham 33,3% dikuasai Petronas, 67,7% dikuasasi CNOOC. Dalam tahap eksplorasi.











































