Beda dengan Elpiji, Bayar Gas Kota Bisa Lewat Kantor Pos dan e-Banking

Beda dengan Elpiji, Bayar Gas Kota Bisa Lewat Kantor Pos dan e-Banking

- detikFinance
Rabu, 04 Mar 2015 16:03 WIB
Beda dengan Elpiji, Bayar Gas Kota Bisa Lewat Kantor Pos dan e-Banking
Jakarta - Penggunaan gas alam dengan jaringan gas kota untuk aktivitas memasak kini semakin digemari masyarakat. Selain penggunaannya yang hemat dan aman, cara pembayarannya juga praktis yaitu bisa lewat kantor pos, bahkan e-banking, berbeda dengan pembelian tabung elpiji yang masih manual.

Demikian dikatakan Arifin Hendaryanto (60), seorang pensiunan Perumnas saat disambangi detikFinance, di kediamannya di Jalan Mawar Merah VII, No. 2 Rt 01/Rw 12, Perumnas Klender, Kecamatan Duren Sawit, Kelurahan Malaka Jaya, Jakarta Timur, Rabu (4/3/2015).

"Bayar bisa di bank, kantor pos, kayak bayar listrik, bisa internet banking, lewat handphone," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arifin menjelaskan, pembayaran penggunaan gas alam dilakukan setiap bulan. Biasanya, pembayaran dilakukan setiap tanggal 1 hingga 20 setiap bulannya. Besarannya tergantung pemakaiannya, layaknya berlangganan listrik dan air.

"Penggunaan gas alam bayarnya pasca, kan ada meteran kayak buat listrik atau PAM, pembayaran tergantung pemakaian, bayarnya tiap tanggal 1-20 tiap bulan, semua ada catatannya di meteran," ungkapnya.

Pengalaman sejenis dialami Fitri (30), warga Jalan Mawar Merah IV RT.03/RW 12 No.107, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur ini mengaku cara pembayaran gas alam ini cukup praktis, bisa melalui bank. Sayangnya, hanya Bank Mandiri saja yang baru bisa melayani pembayaran gas alam ini.

"Bayarnya pakai Bank Mandiri, bank lain nggak bisa. Kalau pakai bank lain ya kena bayaran tambahan," tuturnya.

(drk/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads