Tahun Ini, Pemerintahan Jokowi Bangun Pembangkit Listrik 7.000-10.000 MW

Tahun Ini, Pemerintahan Jokowi Bangun Pembangkit Listrik 7.000-10.000 MW

- detikFinance
Jumat, 06 Mar 2015 15:02 WIB
Tahun Ini, Pemerintahan Jokowi Bangun Pembangkit Listrik 7.000-10.000 MW
Jakarta - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) punya target membangun pembangkit listrik dengan kapasitas total 35.000 Megawatt (MW). Tahun ini, proyek tersebut sudah dimulai dengan 7.000-10.000 MW sebagai awalan.

‎"Kalau listrik masih butuh proses perencanaan dan FS (Feasibility Study/studi kelayakan). Tahun ini target berdasarkan megawatt-nya itu 7.000-10.000 MW. Tapi itu butuh waktu 3 tahun pembangunan," ungkap Andrinof Chaniago, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, kala ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (6/3/2015).

Salah satu yang tengah digeber pemerintah, lanjut Andrinof, adalah pembangunan PLTU Batang, Jawa Tengah. Proyek ini cukup lama mangkrak karena persoalan pembebasan lahan. Kini, lahan untuk pembangkit listrik berkapasitas 2x1.000 MW tersebut sudah rampung 100% dan siap dibangun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nanti pembiayaannya ada yang dari pemerintah dan ada yang swasta," ujarnya.

Selain pembangkit listrik, tambah Andrinof, pemerintah juga akan menggarap sejumlah proyek infrastruktur. Seperti irigasi, jalan tol, pelabuhan, dan sebagainya.

"Ada Pelabuhan Kuala Tanjung dan Makassar. Itu minggu depan (dimulai)," ujarnya.

(zul/hds)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads