Vice Senior Marketing Pertamina, Suhartoko, mengatakan Pertamina sudah membentuk tim khusus untuk menangani kerugian ini. Sesuai arahan Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto, ada tiga tim yang sudah dibentuk.
"Dirut tengah serius menginvestigasi besarnya loss (kerugian) dengan menerjunkan 3 tim, yang satunya tim independen," katanya di Terminal BBM Malang Jalan Halmahera, Jumat (6/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, kerugian ini menjadi pembahasan serius dalam rencana kerja jangka panjang Pertamina. Selain menginvestigasi, tim ini juga akan dibentuk supaya kerugian yang diderita Pertamina tidak berkepanjangan.
Selama ini Pertamina fokus pada pengelolaan di sektor hulu, tapi kini perlahan sektor hilir sudah mulai digarap serius, untuk meningkatkan keuntungan perusahaan.
"Februari masih dalam posisi rugi, harapannya bulan berikutnya (kerugian) jangan meningkat lagi. Warning atau lampu merah buat kita," ungkapnya.
(ang/dnl)











































