Batu Bara 'Disulap' Jadi Gas, Pengusaha: Itu Masih Jauh

Batu Bara 'Disulap' Jadi Gas, Pengusaha: Itu Masih Jauh

- detikFinance
Selasa, 10 Mar 2015 19:01 WIB
Batu Bara Disulap Jadi Gas, Pengusaha: Itu Masih Jauh
Jakarta - Pengusaha batu bara yang tergabung dalam Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia menilai kegiatan mengubah batu bara menjadi gas di Indonesia belum teruji. Mereka menganggap kegiatan tersebut masih tahap uji coba, dan masih jauh untuk diterapkan.

"Sampai hari ini belum ada yang proven soal upgrading itu, gasifikasi belum jalan," kata Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia, Bob Kamandanu ditemui di kantor Ditjen Minerba, Kementerian ESDM, Jalan Supomo, Jakarta, Selasa (10/3/2015).

Ia menuturkan, proses yang disebut gasifikasi belum begitu perlu karena harga minyak dunia kini tengah turun. Menurutnya, memang ke depan proses penambahan nilai pada komoditas batu bara ini cukup potensial. Apalagi Indonesia termasuk produsen batu bara dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lagipula sekarang harga minyak dunia sedang turun. Buat apa gasifikasi. Yang di Karawang itu masih demo plant, masih jauh. Kami berharap itu potensial," tuturnya.

‎Seperti diketahui, ‎perusahaan Jepang, IHI Corporation telah selesai membangun purwarupa atau prototipe pusat pengolahan batubara berkalori rendah menjadi gas di Cikampek, Jawa Barat. Proyek ini bernama Tigar Prototype Plant Project dan pertama di Indonesia.

Pemerintah Jepang dan Indonesia bekerjasama mengembangkan energi alternatif dari proses mengubah energi. Energi alternatif yang dikembangkan adalah pengolahan batu bara menjadi gas.

Melalui perusahaan Jepang, IHI Corporation, telah selesai dibangun purwarupa atau prototype pusat pengolahan energi batu bara berkalori rendah menjadi gas. Proyek ini dinamai Tigar Prototype Plant Project.

Meski sudah berbentuk pusat pengolahan, IHI masih melakukan pengujian hingga 2 tahun ke depan. Alhasil gas yang dihasilkan belum masuk ke pusat pengolahan pupuk.



(zul/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads