Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono mengungkapkan, secara umum harga batuan mineral yang paling mahal di dunia adalah intan.
"Sebenarnya batuan paling mahal itu intan, harganya sangat mahal, dan harganya juga ada standarnya, ada patokannya, ada ahli yang tersertifikasi untuk menilai harga intan," ujar Surono kepada detikFinance, Rabu (11/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk batu akik, terbentuk dari proses hidrotermal atau pendinginan magma yang bergerak ke permukaan bumi secara vulkanik melalui rekahan, dengan suhu dan tekanan yang lebih rendah daripada proses pembentukan intan.
"Tidak mudah cari intan di bawah tanah, ditemukan di kedalaman 160 km lebih. lapisan batu intan sangat keras, makanya harganya mahal sekali per karatnya," ujar Surono.
Sebagai batuan mineral paling keras, intan biasanya dipakai untuk mata bor minyak dan gas bumi. Mata bor dari intan dapat menembus lapisan tanah paling keras sekalipun.
"Bayangin intan itu batuan paling keras, pakai alat apa bisa potong atau bentuk intan itu kecuali dengan intan juga," katanya.
Salah satu yang dinilai dari nilai sebuah perhiasan dari intan adalah kilauannya. Batuan intan ketika terkena cahaya akan memberikan kilauan yang sangat cerah.
Surono mengatakan saat ini batuan berharga yang paling mahal adalah intan dan sudah punya standar harga dan kualitas. Sampai saat ini, nilai standar untuk menaksir harga batu akik itu belum ada seperti tingkat kekerasan batu, tingkat karat, namun masih sebatas subjektif para penggemar batu akik.
"Bagi orang geologi seperti saya, nggak akan tahu mana batu akik yang mahal dan tidak, bisa-bisa malah ketipu," tutup Surono.
(rrd/hen)











































