Investor Jepang Ngeluh Soal RI Sering Mati Listrik, Ini Jawaban JK

Laporan dari Tokyo

Investor Jepang Ngeluh Soal RI Sering Mati Listrik, Ini Jawaban JK

- detikFinance
Jumat, 13 Mar 2015 15:43 WIB
Investor Jepang Ngeluh Soal RI Sering Mati Listrik, Ini Jawaban JK
Tokyo - Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) menanggapi soal keluhan investor Jepang terkait kondisi listrik di Indonesia yang sering mati listrik, akibat masih defisit di berbagai daerah.

Menurut JK, pemerintah menempatkan persoalan ini menjadi prioritas untuk segera membenahinya dengan proyek pembangunan pembangkit listrik baru 35.000 MW.

"Itu kita sangat concern, makanya kita mau bangun 35.000 MW. Dulu kan 10.000 MW. Kita terlambat 5 tahun ini makanya kita genjot dua kali, tiga kali lipat sekarang," kata JK di Ruang Tachibana, Hotel Imperial, Tokyo, Jepang, Jumat (13/3/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hari ini JK tiba di Tokyo Jepang didampingi oleh Menperin Saleh Husin, Kepala BKPM Franky Sibarani, Ketua Tim Ekonomi Wapres Sofjan Wanandi, Mantan Dubes RI untuk Jepang M Lutfi, dan Dubes RI untuk Jepang Yusron Ihza Mahendra. Rombongan mereka ke Jepang dalam rangka temu para investor Jepang.

JK sempat menerima perwakilan dari para perusahaan Jepang, antara lain CEO Inpex Naoki Kuroda, President Representative Tokyo Gas Michiaki Hirose, Exe VP Representative Mitsui Shintaro Ambe.

"Hari ini saya menerima kunjungan dari CEO perusahaan besar karena minat investasi dan bisnis Indonesia tinggi," kata JK.

Sebelumnya Presiden Direktur PT Tokyu Land Indonesia, Shinya Miwa mengakui untuk berinvestasi di Indonesia menghadapi beberapa kendala, seperti soal ketersedian listrik yang masih kurang, sehingga sering mati listrik.

"Di Jepang, hingga tahun 2011 tidak pernah terjadi mati lampu. Hanya sejak tsunami yang menghantam pembangkit kami waktu itu baru kami ada pemadaman. Tapi di Indonesia, mati lampu sudah menjadi seperti tradisi. Tapi itu bukan hambatan buat kami. Itu bisa kami siasati dengan menyediakan pembangkit sendiri atau sebagainya," kata Shinya Miwa, kemarin.

(hen/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads