Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, penggunaan biodiesel dengan campuran 15% BBN, sebenarnya akan baik bagi mesin kendaraan. Mesin akan lebih bersih.
"Biodiesel ini kan merontokkan kotoran dan karat yang ada di dalam mesin, sehingga mesin jadi bersih," kata Rida kala dihubungi detikFinance, Selasa (24/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi bagi kendaraan yang usianya lama, lebih dari 5 tahun, segera ganti filter. Karena karat dan kotoran di mesin akan lepas dan bisa menyumbat aliran bahan bakar," ungkapnya.
Namun, secara keseluruhan, menggunakan BBN 15% tidak akan menimbulkan masalah bagi mesin kendaraan.
"Biodiesel ini sudah lolos uji, termasuk oleh produsen otomotif. Aman bagi mesin, asapnya putih, baunya harum seperti minyak goreng," tuturnya.
(rrd/hds)











































