Begini Modus Penyelewengan Subsidi Elpiji Melon

Begini Modus Penyelewengan Subsidi Elpiji Melon

- detikFinance
Rabu, 25 Mar 2015 13:16 WIB
Begini Modus Penyelewengan Subsidi Elpiji Melon
Jakarta - Pemerintah ingin mengalihkan subsidi elpiji 3 kg Rp 26,5 triliun ke subsidi langsung melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) alis 'kartu sakti'. Pasalnya, selama ini elpiji melon ini sering terjadi penyelewengan.

"Elpiji 3 kg itu sering diselewengkan, ada mafianya dia. Elpijinya disuntik ke elpiji 12 kg yang harganya lebih mahal," ujar salah satu distributor elpiji, Yustiono, di Jalan Kebagusan Raya, Jakarta Selatan, Rabu (25/3/2015).

Yustiono mengungkapkan, sering sekali dirinya didatangi mobil-mobil pembawa elpiji 12 kg dan menawarkan harga jual elpiji 12 kg sangat miring, hanya Rp 100.000/tabung, padahal harga resmi dari Pertamina Rp 143.000/tabung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka ngaku dari agen resmi, tawarkan elpiji 12 kg harganya Rp 100.000/tabung. Padahal kalau di agen resmi Pertamina harganya Rp 143.000/tabung, kita jual dan antar langsung ke rumah pelanggan Rp 150.000/tabung. Ini ada yang jual hanya Rp 100.000, itu sudah nggak benar barangnya, antara isinya yang kurang atau suntikan dari Elpiji 3 kg," ungkap Yustiono.

Ia mengungkapkan, modus suntik elpiji 3 kg ke 12 kg marak terjadi, karena disparitas harganya yang terlalu lebar. Harga di agen resmi, elpiji 3 kg Rp 16.000/tabung, kalau di warung Rp 20.000/tabung.

"Rp 20.000/tabung elpiji 3 kg dikali 4 tabung hanya Rp 80.000, suntik ke elpiji 12 kg, mereka jual ke warung-warung Rp 100.000, mereka sudah untung Rp 20.000/tabung. Pengecer elpiji banyak yang mau karena mereka hanya beli Rp 100.000 elpiji 12 kg, jualnya Rp 150.000, untung pengecer Rp 50.000/tabung, itu besar," ungkapnya lagi.

Hal seperti ini kata Yustiono, yang membuat elpiji 3 kg sering kosong di pengecer atau agen elpiji.

"Makanya biar nggak ada modus seperti ini, hapus saja subsidi elpiji 3 kg, daripada buat susah dan rugikan masyarakat dan negara," tutupnya.

(rrd/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads