"General Electric (GE) kan salah satu perusahaan terbesar di Amerika. Masalah energi, masalah kesehatan, elektrik dan sebagainya," kata JK saat ditemui di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (27/3/2015).
Selain itu, lanjut JK, GE sudah cukup lama memiliki kantor di Indonesia. Oleh karena itu, JK dan Handry juga membahas peluang kerja sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, JK mengatakan pertemuan tersebut belum membahas lebih lanjut soal peluang investasi. "Belum, kita belum bahas itu," ujarnya.
Apakah GE akan ikut dalam proyek pembangkit listrik 35.000 MW seperti yang ditargetkan pemerintah?
"Saya bilang kalau mau ikut ke PLN saja untuk membicarakan," sebut JK.
(hds/hen)











































