Harga Minyak Anjlok, Perusahaan Migas RI Tak Buka Lowongan Kerja?

Harga Minyak Anjlok, Perusahaan Migas RI Tak Buka Lowongan Kerja?

- detikFinance
Senin, 06 Apr 2015 18:08 WIB
Harga Minyak Anjlok, Perusahaan Migas RI Tak Buka Lowongan Kerja?
Foto: Reuters
Jakarta - Anjloknya harga minyak yang cukup signifikan sejak pertengahan tahun lalu, membuat perusahaan minyak dan gas bumi (migas) atau Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) yang beroperasi di Indonesia tidak akan menambah pegawai baru tahun ini.

"Tentu harga minyak yang anjlok ini sangat berdampak pada KKKS, kita baru selesai susun Work Program & Budget (WP&B) November lalu dengan patokan harga minyak US$ 105 per barel, tapi Januari harganya anjlok ke US$ 50 per barel, tentu berdampak besar sekali," kata Kepala Hubungan Masyarakat SKK Migas, Rudianto Rimbono ditemui di Gedung DPR/MPR, Senin (6/4/2015).

Work Program & Budget (WP&B) adalah rencana program kerja dan anggaran yang diajukan oleh KKKS kepada SKK Migas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rudi mengatakan, saat ini semua KKKS sedang mengajukan revisi program kerja dan anggaran 2015. Setiap program kerjanya, proyek-proyek, sampai kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) direvisi.

"Mereka (KKKS) pastinya akan mem-freeze (membekukan) tambahan pegawai baru, kalau memangkas pegawai saya kurang tahu, itu tergantung bagaimana kebijakan manajemen KKKS masing-masing, tapi yang jelas turunnya harga minyak saat ini di harga US$ 50-US$ 60 per barel sangat berdampak signifikan ya," ucapnya.

Namun, walaupun KKKS melakukan revisi WP&B 2015, tidak akan terlalu berdampak pada turunnya biaya cost recovery yang ditetapkan dalam APBN-P 2015 sebesar US$ 16,5 miliar.

"Kalau WP&B direvisi, beberapa proyek harus ditunda, tidak terlalu berpengaruh signifikan terhadap klaim cost recovery, karena cost recovery ini proyeknya sudah dilakukan tahun-tahun sebelumnya," tutup Rudianto.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads