Hal tersebut seperti diungkapkan oleh President Director & CEO PT Medco Energi International Tbk (MEDC) Lukman Mahfoedz di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (9/4/2015). Medco sendiri mengoperasikan sejumlah blok migas di Timur Tengah dan Afrika Utara, seperti Yaman, Oman, dan Tunisia.
"Sebagai informasi tenaga-tenaga kerja yang bekerja di Medco di Tunisia, Yaman, Oman, itu menjadi rebutan dari perusahaan minyak yang lain di sana," ungkap Lukman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan soal gaji, kalau gaji cukup bersaing. Tapi perusahaan minyak di luar negeri itu memang lebih suka ekspatriat Indonesia daripada ekspatriat negara lain. Ini peluang bagi ahli dan pekerja di bidang migas," ucap Lukman.
Sementara di Indonesia, lanjut Lukman, perusahaan minyak justru hampir semua melakukan penundaan untuk merekrut pegawai baru. Ini dilakukan seiring efisiensi karena penurunan harga minyak.
"Kalau di Indonesia memang sedang menahan untuk rekrut pegawai baru, untuk efisiensi. Tapi kan peluang justru lebih besar di luar negeri," tutur Lukman.
(rrd/hds)











































