Arab Saudi mengumumkan berakhirnya serangan udara melawan pemberontak Houthi di Yaman. Kondisi ini membuat tensi geopolitik di wilayah produsen minyak itu tak memanas lagi.
Sepanjang bulan ini, harga minyak dunia telah naik hampir US$ 10 per barel. Ini akibat meningkatnya tensi politik di Timur Tengah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemungkinan kita akan melihat penurunan harga minyak di kuartal kedua. Tapi penurunan tidak akan lebih melebihi harga terendahnya di tahun ini," kata Analis, Ian Taylor, dilansir dari Reuters, Rabu (22/4/2015).
Harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengiriman Juni 2015 turun 28 sen menjadi US$ 61,82 per barel. Sementara harga kontrak minyak produksi AS untuk pengiriman Juni 2015 turun 38 sen menjadi US$ 56,22 per barel.
(dnl/ang)











































