Petral Dibubarkan, Ini Tanggapan Tim Reformasi Migas

Petral Dibubarkan, Ini Tanggapan Tim Reformasi Migas

Zulfi Suhendra - detikFinance
Rabu, 22 Apr 2015 16:49 WIB
Petral Dibubarkan, Ini Tanggapan Tim Reformasi Migas
Jakarta - Anak usaha PT Pertamina (Persero) yaitu Pertamina Energy Services alias Petral akan segera dibubarkan oleh pemerintah. Fungsi Petral akan digantikan oleh Integrated Supply Chain yang sudah ada di tubuh Pertamina.

Agung Wicaksono, Anggota Tim Reformasi Tata Kelola Migas, mengatakan sebenarnya yang menjadi masalah bukan Petral dibubarkan atau tidak. Masalahnya adalah bagaimana pengadaan minyak dan Bahan Bakar Minyak (BBM) pasca Petral dibubarkan.

"Bubar atau tidak, bukan itu masalahnya. Kalau Pertamina mau membuat trading arm baru, silakan. Masalahnya di pengadaan kok," kata Agung kala ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu (22/4/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum Petral dibubarkan, lanjut Agung, Tim Reformasi Tata Kelola Migas meminta perusahaan tersebut diaudit forensik. Rekomendasi ini sebenarnya telah diajukan sejak akhir tahun lalu.

"Kami sudah ajukan permintaan itu (audit forensik terhadap Petral) sejak Desember 2014. Tapi sampai sekarang belum ada jawaban," ujar Agung.

Sebelumnya, beberapa pihak sudah menyatakan soal pembubaran Petral. Langkah ini dilakukan karena fungsi Petral sudah berubah.

"Dalam waktu dekat, Petral akan dibubarkan. Alasannya, karena fungsinya sudah tidak lagi seperti awal pembentukannya. Karena sebelumnya Petral kan memasok minyak dan BBM ke Pertamina. Sekarang Pertamina sendiri yang melakukan pengadaan minyak dan BBM," jelas Dwi Soetjipto, Direktur Utama Pertamina.

Kemarin, Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan pembubaran Petral tinggal menunggu waktu saja.

"Jadi tinggal tunggu waktu, mereka akan melaporkan bahwa Petral akan dibubarkan. Saya rasa dalam waktu dekat mereka (Pertamina) akan melapor ke Bapak Presiden," ungkap Rini.

(hds/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads