Anggaran Energi Baru Naik 10 Kali Lipat, BUMN Ini Ingin Dilibatkan

Anggaran Energi Baru Naik 10 Kali Lipat, BUMN Ini Ingin Dilibatkan

- detikFinance
Kamis, 23 Apr 2015 07:14 WIB
Anggaran Energi Baru Naik 10 Kali Lipat, BUMN Ini Ingin Dilibatkan
Foto: Direktur Utama EMI, Aris Yunanto
Jakarta - Tahun depan, Kementerian ESDM berencana mengajukan anggaran Rp 10 triliun untuk meningkatkan energi baru terbarukan. Jumlah ini naik 10 kali lipat dari tahun ini Rp 1 triliun. Sebuah BUMN minta dilibatkan dalam upaya ini.

Adalah PT Energy Management Indonesia (EMI), BUMN yang bergerak di bidang energi terbarukan dan konservasi energi yang ingin ikut dilibatkan untuk pengembangan energi baru dan terbarukan.

"Kami ini BUMN yang juga di bawah Kementerian ESDM. Dulu nama kami Koneba, dan di 2006 berganti nama jadi EMI. Kami satu-satunya BUMN yang bergerak di pengembangan energi baru terbarukan dan konservasi energi," jelas Direktur Utama EMI, Aris Yunanto, saat berkunjung ke kantor detikcom, Rabu (22/4/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada 28 tahun lalu, BUMN ini berdiri karena proyek Bank Dunia, untuk melakukan efisiensi energi di pabrik pupuk. Namanya dulu Koneba, yang statusnya anak usaha dari 5 pabrik pupuk BUMN.

Pada 1992, Koneba diambil alih menjadi BUMN murni, dengan harapan bisa menjadi pemimpin di bidang konservasi energi. Lalu di 2006 berubah nama menjadi Energy Management Indonesia.

EMI sudah banyak melakukan proyek pengembangan energi baru terbarukan, serta menjadi konsultan konservasi energi di sejumlah tempat.

Pada program pembangunan pembangkit listrik 35.000 megawatt (MW) oleh pemerintah Joko Widodo (Jokowi), EMI berharap porsi listrik energi terbarukan bisa diberdayakan. Indonesia kaya akan energi baru terbarukan di luar fosil, atau minyak, gas, dan batu bara.

(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads