Dalam acara ini, dihadirkan Peneliti Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI) Institut Teknologi Bandung (ITB) Tri Yus Wijayanto melakukan paparan pada acara yang digelar di Hotel Arya Duta, Jakarta, Kamis (23/4/2015).
Dalam paparannya, Tri menyebutkan bahwa bensin jenis ini sebenarnya punya peluang market yang cukup besar karena populasi kendaraan dengan spesifikasi mesin yang membutuhkan bensin dengan RON 90 jumlahnya cukup tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tingkat kompresi mesin bisa dilihat pada blok mesin kendaraan masing-masing. Namun untuk mempermudah masyarakat, ia mencoba memberikan contoh kendaraan bersama jenis BBM dengan kadar oktan yang sesuai dan tersedia saat ini.
Jensin Sepeda Motor Honda:
- Honda Supra dengan kompresi mesin 8,8:1 cocok menggunakan Premium.
- Honda Tiger dengan kompresi mesin 9:1 cocok menggunakan Premium.
- Honda CS-1 dengan kompresi mesin 10,7:1 cocok menggunakan Pertamax Plus.
- Honda Scoopy dengan kompresi mesin 9,2:1 cocok menggunakan Pertamax.
Jenis Mobil Toyota:
- Starlet XL 1.000 CC dengan kompresi mesin 9,3:1 cocok menggunakan Pertamax
- Avanza dengan kompresi mesin 11:1 cocok menggunakan Pertamax Plus
- Innova 2,0 dan 2,7 dengan kompresi 9,8:1 cocok menggunakan Pertamax
"Karena yang RON 90 belum ada, sehingga kendaraan dengan mesin 9:1-10:1 harus pakai Premium atau Pertamax. Kalau ada yang 90 bisa jadi lebih sesuai," katanya.
Hari ini PT Pertamina (Persero) menggelar sosialisasi soal rencana peluncuran varian baru bensin produksi Pertamina bernama Pertalite. Hadir dalam acara ini pelaku industri kendaraan bermotor roda dua dan empat yang tergabung dalam Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) dan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).
(dna/hen)











































