Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyatakan pembubaran Pertamina Energy Trading Limited (Petral) tinggal menunggu waktu.
Hal ini diungkapkan Rini usai rapat kerja bersama Komisi VI DPR di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/4/2015).
"Ini akhirnya aksi korporasi. Finalnya diusulkan Pertamina. Pertamina finalkan Petral sudah enggak dimanfaatkan untuk beli minyak. Pembelian minyak langsung dari pertamina. Saya tunggu waktu saja," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang rencananya kita bubarkan saja. Lalu kemudian asetnya diambil alih Pertamina langsung, tentu diutilisasikan sesuai peran yang optimum bagi aset tersebut," kata Dirut Pertamina Dwi Soetjipto kemarin.
Dwi juga mengaku sudah melaporkan rencana pembubaran Petral ini. Petral yang sekarang menjalani trading atau perdagangan minyak di Singapura, akan digantikan peranannya oleh Pertamina Energy Service (PES).
(ang/hen)











































