"Izin dagang sudah dapat, paten sudah ada, tinggal uji dari Lemigas, dan Gaikondo dan sebagainya,. Target kami dua bulan lagi bisa jalan," ungkap Direktur Utama Patra Niaga Ferdy Novianto kepada detikFinance, Jumat (24/4/2015).
Ferdy mengatakan, saat ini pihaknya sedang dalam tahap pembangunan pabrik pembuat Fash (nama produk Patra Niaga untuk solar campur air), di Kalimantan Selatan dan di Gresik, Jawa Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ferdy mengungkapkan, bila solar campur air ini disetujui pemerintah dan lolos uji sampai akhirnya bisa dijual di SPBU, pihaknya memastikan tidak akan terkednala bila harus memproduksi dalam jumlah besar.
"Produsennya memang baru kami yang buat, tapi fatty acid-nya tidak perlu khawatir, karena bahan dasarnya kan dari Crude Palm Oil (CPO). Kita produksi CPO besar sekali tentu tidak ada masalah," tutupnya.
(rrd/dnl)











































