"Kita tak cuma Pertalite saja, ada juga yang sedang uji coba solar campur air dan solar green atau solar hijau," kata Direktur Pemasaran Pertamina, Ahmad Bambang kepada detikFinance, Jumat (25/4/2015).
Bambang mengatakan, produk varian minyak solar dinamakan solar green karena berasal dari minyak solar dengan CPO (Crude Palm Oil) atau minyak sawit murni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, Pemerintah mewajibkan campuran FAME atau Bahan Bakar Nabati sebanyak 15% dalam setiap liter solar yang dijual di dalam negeri, termasuk biosolar di SPBU.
Bambang menambahkan, dengan solar campuran CPO murni, harga solar green akan jauh lebih murah dibandingkan dengan biosolar atau biodiesel.
"Pastinya lebih murah, karena kalau FAME kan bahan dasarnya CPO yang harus diproses, nah kalau solar green nggak perlu diproses lagi, langsung CPO dicampur ke solar murni. Kalau sudah lulus uji Lemigas, Gaikindo dan lainnya, dalam waktu dekat bisa segera diluncurkan," tutup Bambang.
(rrd/dnl)











































