Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan program pembangunan pembangkit listrik sebanyak 35.000 MW dalam 5 tahun bukan lah proyek yang ambisius. Meskipun faktanya selama 70 tahun Indonesia merdeka, hanya ada 50.000 MW proyek listrik yang telah dibangun pemerintah.
"Kalau kita lihat selama 70 tahun Indonesia merdeka baru 50.000 MW yang dibangun pemerintah. Oleh sebab itu banyak yang mesanksikan dalam lima tahun akan bangun 35.000. Ini apakah tidak ambisius. Saya sampaikan tidak!" tegas Jokowi saat peresmian proyek listrik 35.000 MW di Pantai Samas, Bantul, Yogyakarta, Senin (4/5/2015)
Jokowi menjelaskan, dia optimistis proyek ini akan terealisasi dalam 5 tahun ke depan. Alasannya banyak regulasi yang sudah diperbaiki agar bisa mempercepat proyek ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi berterima kasih kepada Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubawono X yang telah memberikan izin lahan terkait proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) yang hari ini mulai diresmikan pembangunannya.
Peresmian PLTB ini menjadi awal dimulainya proyek listrik 35.000 MW. Jokowi menargetkan dalam proyek ini, selain PLTB ada juga akan dikembangkan pembangkit listrik panas bumi (geothermal), tenaga air, nabati, biomassa dan lain-lain.
"Dan dari yang lain lainnya karena kita tidak ingin tergantung pada energi fosil," katanya. (hen/ang)











































