"Kalau tidak dibangun. Maka ancaman krisis listrik pasti terjadi. Maka setelah menjadi Menteri ESDM, fokus utama kita adalah mempercepat pembangunan tenaga listrik. Agar tidak terjadi krisis listrik," jelas Menteri ESDM Sudirman Said, saat peresmian sejumlah proyek listrik oleh Presiden Jokowi di Pantai Samas, Bantul, Yogyakarta, Senin (4/5/2015).
Proyek pembangkit listrik yang dibangun Jokowi ini total investasinya mencapai Rp 1.100 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudirman mengatakan, dirinya bersama Kementerian ESDM sudah melakukan banyak terobosan dengan mengeluarkan aturan percepatan pembangunan proyek pembangkit listrik.
Beberapa yang dilakukan antara lain adalah membuat perizinan terpadu satu pintu untuk percepat izin, dan mengeluarkan peraturan Menteri ESDM No.1/2015, serta No.3/2015 soal pemberian insentif bagi swasta untuk menjual listriknya ke PLN. Tujuannya, tanpa negosiasi panjang, sudah ada tarif listriknya.
"Belajar dari masa lalu kita harus mengawal ketat agar program ini tidak seperti di masa lalu. Kita buat unit khusus untuk mengurai sumbatan yang menghambat pengembangan proyek listrik di Indonesia," tegas Sudirman.
(dnl/hen)











































