Soal PLTU Batang: Jokowi Beri Waktu Sebulan ke PLN, Menteri ESDM, dan Ganjar

Soal PLTU Batang: Jokowi Beri Waktu Sebulan ke PLN, Menteri ESDM, dan Ganjar

- detikFinance
Senin, 04 Mei 2015 15:25 WIB
Soal PLTU Batang: Jokowi Beri Waktu Sebulan ke PLN, Menteri ESDM, dan Ganjar
Yogyakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi batas waktu kepada Direksi PLN, Menteri ESDM Sudirman Said, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menyelesaikan masalah PLTU Batang, Jawa Tengah. Sampai saat ini, proyek tersebut tak kunjung menemukan titik terang.

"Saya akan pantau dan awasi terus proyek 35.000 MW. Contoh PLTU Batang, saya ikuti terus perkembangannya, itu gede banget, 2 x 1.000 MW atau 2.000 MW," kata Jokowi saat Peluncuran Program 35.000 MW untuk Indonesia, di Pantai Samas, Bantul, Yogyakarta, Jawa Tengah, Senin (4/5/2015).

Jokowi mengungkapkan, proyek PLTU bernilai Rp 40 triliun tersebut sudah macet selama 4 tahun, gara-gara pembebasan lahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya beri target ke PLN, ke Gubernur, ke Menteri ESDM harus selesai 4 bulan. Ternyata belum selesai. Tapi masih minta tambahan waktu satu bulan lagi, saya izinkan karena hanya masalah administrasi saja," ungkapnya.

Jokowi menegaskan, masalah pembangunan PLTU Batang 2 x 1,000 MW tidak boleh mundur lagi, harus segera dilakukan pembangunannya, karena masyarakat, industri, dan hotel membutuhkan listrik.

"Tapi setelah satu bulan, tidak boleh mundur lagi," tegas Jokowi.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads