"Kita membentuk komite eksplorasi nasional. Karena ini (eksplorasi) sudah lama nggak dikerjakan," ujar Sudirman ditemui di Gedung City Plaza, Jalan Gatot Subroto, Selasa (5/5/2015).
Sudirman mengatakan, tim ini dipimpin oleh Andang Bachtiar yang saat ini juga menjadi Anggota Dewan Energi Nasional (DEN).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkan Andang Bachtiar, sejak periode pemerintahan sebelumnya, sudah dibuat daftar apa saja yang menjadi hambatan dieksplorasi selama ini.
"Tapi list selama 10 tahun yang dibuat sejak Zaman SBY sudah di list semua, tapi nggak direalisasikan," katanya.
Tim ini kata Andang, tim ini semi independen dan tidak ada ikatan dengan Menteri ESDM, akan mengurai semua yang menjadi hambatan selama ini, mulai dari masalah perizinan, lahan, dan lainnya.
"Kalau ini Komite Eksplorasi kalau buat list doang, nggak ada gunanya mending saya mundur," katanya.
Seperti diketahui, cadangan minyak Indonesia hanya tersisa sekitar 3,5 miliar barel, dengan produksi rata-rata 800.000 barel per hari maka cadangan tersebut akan habis sekitar 11 tahun lagi.
Sementara untuk mendapatkan migas tidaklah mudah, mencari minyak sekarang atau aktif eksplorasi baru dirasakan hasilnya 7-8 tahun mendatang.
(rrd/hen)











































