"Yang ngurusi stakeholder dan politik biar menterinya saja, pejabat eselon I sampai II fokus pada pekerjaannya saja, kalau eselon I terpaksa berurusan dengan partai politik lapor ke saya," tegas Sudirman di acara pelantikan pejabat di Kementerian ESDM, Kamis (7/5/2015).
Sudirman mengungkapkan, alasan bawahannya tidak boleh berurusan dengan politik, karena selama ini kementerian ESDM banyak pejabat yang berasal dari titipan partai politik dan perusahaan-perusahaan besar, sehingga kebijakan yang dikeluarkannya bukan untuk kepentingan rakyat, tapi justru untuk kepentingan partai politik atau perusahaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga meminta kepada jajaran eselon I hingga eselon II menjaga barisan, dan meninggalkan budaya lama, misalnya seorang dirjen atau eselon I marah bila bawahannya yaitu eselon II dipanggil menteri tanpa lapor ke sang pejabat eselon I.
"Tinggalkan budaya-budaya seperti itu. Saya ingin para pejabat di ESDM berpikirnya seperti Perusahaan Samsung dan Apple. Bukan berprilaku seperti perusahaan, tapi pola pikir, di mana banyak dan berani melakukan terobosan, jangan takut dikriminalisasi, kalau kita benar publik akan membela kita," tutup Sudirman.
(rrd/hen)











































