Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, elpiji 3 kg selama ini sebagian tidak tepat sasaran, karena disparitas harga antara elpiji 3 kg dengan elpiji 12 kg yang tidak subsidi terlalu lebar.
Saat ini harga elpiji 3 kg di masyarakat dijual sekitar Rp 16.000-20.000 per tabung, sedangkan elpiji 12 kg sekitar Rp 150.000 per tabung. Bahkan elpiji 3 kg sering disuntik ke tabung elpiji 12 kg oleh pedagang nakal karena lebih menguntungkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudirman mengatakan, untuk mematangkan rencana pengalihan subsidi elpiji ke kartu sakti, ia akan segera bertemu dengan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dalam waktu dekat.
"Minggu depan akan ketemu Mensos (Menteri Sosial) untuk jajaki platform jalur distribusi yang dipakai apakah melalui Kartu Keluarga Sejahtera atau Kartu Indonesia Pintar," ucapnya.
Ia menambahkan, agar masyarakat bisa menikmati bahan bakar gas yang lebih murah, tanpa direpotkan mengganti tabung gas, pemerintah juga terus mempercepat pemasangan jaringan gas bumi ke rumah tangga.
"Ini memang nggak bisa cepat juga. Sehingga kerepotan gotong-gotong elpiji ke warung itu selesai. Saat ini kita sedang mempercepat jaringan gas dari ujung ke ujung dari Jawa ke Sumatera. Sehingga akan lebih banyak masyarakat yang menggunakan gas bumi untuk memasak," tutupnya.
(rrd/hen)











































