Jadi Trader, Petral Masih Terlibat Proses Impor Minyak dan BBM Pertamina

Jadi Trader, Petral Masih Terlibat Proses Impor Minyak dan BBM Pertamina

- detikFinance
Kamis, 07 Mei 2015 16:08 WIB
Jadi Trader, Petral Masih Terlibat Proses Impor Minyak dan BBM Pertamina
Jakarta - Sejak awal tahun, PT Pertamina (Persero) mencabut fungsi utama anak usahanya Pertamina Energy Limited (Petral) untuk melakukan pengadaan (impor) minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM). Kegiatan impor tersebut sekarang dilakukan seluruhnya oleh Integrated Supply Chain (ISC) di bawah unit langsung dari Pertamina.

Walau sudah tidak ditugasi impor BBM lagi, namun Petral selalu rutin ikut tender impor BBM yang dilakukan oleh ISC, bahkan pernah menang dan memasok minyak dan BBM ke Pertamina.

Pasalnya, oleh Pertamina, Petral saat ini menjadi perusahaan trader murni, sehingga bisa beli minyak dan BBM dari produsen di mana pun, lalu dijual lagi ke konsumen termasuk bisa dijual ke Pertamina.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Petral ikut tender ke kita sebagai peserta tender. Petral punya peluang yang sama dengan perusahaan yang lain untuk ikut penyediaan minyak yang kita lakukan," kata Vice President ISC Daniel Purba ditemui di Kantor Pusat Pertamina, Medan Merdeka Timur 1A, Kamis (7/5/2015).

Sampai saat ini, ISC sudah melakukan 40 kali tender pengadaan impor minyak dan BBM, dan sebagian besar tender yang dilakukan diikuti oleh Petral selama 2015.

"Hampir semua Petral ikut (tender) meskipun tidak 100% tapi mayoritas Petral ikut. Dan, Petral 1-2 kali tampil cukup baik dan memenangkan tender," ucapnya.

Ditambahkan Vice President Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro. Dari 40 kali tender yang dilakukan oleh ISC, 20-23% dimenangkan oleh Petral.

"Dari pengadaan impor BBM dan minyak mentah di 40 tender, 20%-23% dimenangkan oleh Petral," tutup Wianda.

(rrd/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads