Menteri Rini: Dulu Pertamina Sulit Pasok BBM ke Perusahaan Besar

Menteri Rini: Dulu Pertamina Sulit Pasok BBM ke Perusahaan Besar

- detikFinance
Rabu, 13 Mei 2015 11:35 WIB
Menteri Rini: Dulu Pertamina Sulit Pasok BBM ke Perusahaan Besar
Jakarta - Hari ini PT Pertamina (Persero) dan PT Adaro Energy Tbk menandatangani perjanjian pasokan BBM sebanyak 550.000 kilo liter per tahun senilai Rp 7 triliun. Kerjasama dengan perusahaan besar seperti ini sebelumnya sulit dilakukan oleh Pertamina.

"Selama beberapa tahun ini, dari Direktur Utama Pertamina nggak bisa melakukan tender untuk suplai BBM ke perusahaan besar, khususnya perusahaan di timur (Indonesia Timur)," kata Menteri BUMN Rini Soemarno ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Rabu (13/5/2015).

Lewat kerjasama pasokan BBM Pertamina ke Adaro kali ini, ia yakin langkah tersebut bisa membuat Pertamina perusahaan energi yang kuat, dan dapat menandingi perusahaan minyak negara lain terutama Petronas milik Malaysia dan PTT Thailand.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya harapkan Pertamina mampu bersinergi dengan perusahaan swasta dan BUMN lainnya. Mengingat BUMN kita memang harus kejar kekuatan di bidang energi dibandingkan dengan perusahaan energi negara tetangga," ucapnya.

Rini juga meminta Pertamina, lebih meningkatkan kinerjanya agar mampu bersaing dengan perusahaan lainnya.

"Kerjasama antara BUMN dan swasta, seperti dengan Adaro, ini sangat strategis, Adaro sangat besar di Kalimantan. Sebelumnya beberapa tahun ini Pertamina nggak bisa melakukan tender memasok BBM ke perusahaan besar," kata Rini.

Seperti diketahui, Pertamina memenangkan tender pengadaan BBM jenis solar untuk kebutuhan BBM Adaro sebanyak 550.000 kilo liter (kl) per tahun. Nilai kontrak pasokan BBM ini senilai Rp 7 triliun.

Pertamina akan memasok BBM ke Adaro selama 10 tahun.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads