Pengumuman pembubaran Petral yang berdomisili di Singapura ini dilakukan oleh Direksi Pertamina, yang mendapat restu Komisaris Pertamina sampai pemegang saham Pertamina yakni pemerintah.
Pengumuman tersebut diumumkan di Kantor Kementerian BUMN Lantai 21, Rabu (13/5/2015). Keputusan pembubaran Petral diucapkan langsung oleh Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto, yang didampingi Komisaris Utama Pertamina Tanri, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Menteri ESDM Sudirman Said.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, sejak awal tahun ini Petral sudah tidak lagi mengurusi impor PT Pertamina (Persero), seluruh impor BBM dan minyak mentah dilakukan sendiri oleh Pertamina melalui Integrated Supply Chain (ISC).
(rrd/dnl)











































