Menteri ESDM: Orang Keberatan Harga BBM Berubah Tiap Bulan

Menteri ESDM: Orang Keberatan Harga BBM Berubah Tiap Bulan

- detikFinance
Jumat, 15 Mei 2015 14:55 WIB
Menteri ESDM: Orang Keberatan Harga BBM Berubah Tiap Bulan
Jakarta - Sejak akhir tahun lalu, pemerintah menghapus subsidi BBM untuk Premium dan menetapkan subsidi tetap untuk solar Rp 1.000/liter. Lewat mekanisme ini, harusnya harga BBM bisa berubah setiap saat mengikuti harga keekonomian. Tapi masyarakat Indonesia belum siap.

Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, dia meminta waktu setahun untuk menemukan pola penyesuaian harga BBM, terutama untuk Premium dan Solar.

Untuk penyesuaian harga ini, bila harga BBM turun, masyarakat tidak ribut. Namun jika harga BBM naik, muncul keributan di masyarakat khususnya lewat media sosial.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya minta waktu setahun setelah subsidi ini dilakukan kita akan ketemu pola. Kita putuskan November dan itu bertepatan dengan 1 tahun setelah kebijakan berjalan dan pemerintah berjalan. Mengenai berapa opsinya banyak. Kalau sebulan sekali orang keberatan," jelas Sudirman di kantornya, Jakarta, Jumat (15/5/2015).

Dari DPR, ujar Sudirman, ada saran agar harga Premium dan Solar ini diubah 3 atau 6 bulan sekali.

"Tetapi finalnya nanti setelah setahun. Di Oktober kita juga bisa lihat tren minyak ke depan seperti apa. Jadi database sudah semakin lengkap," jelasnya.

Tak hanya Premium dan Solar, pemerintah juga turun tangan membatalkan kenaikan bensin Pertamax, Pertamax Plus, dan Pertamina Dex yang harganya seharusnya menjadi kewenangan Pertamina.

Padahal, SPBU saingan Pertamina, seperti Shell dan Total bebas menaikkan harga BBM yang dijualnya.

(wij/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads