"Kita sudah sampaikan posisi Pertamina seperti apa, ada selisih dari harga yang ditetapkan pemerintah dengan harga keekonomian. Pemerintah akan support Pertamina," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro, kepada detikFinance, Jumat (15/5/2015).
Wianda mengakui, kondisi tersebut akan menambah beban bagi Pertamina. Namun, sejak Maret tahun ini sektor hilir termasuk bisnis penjualan BBM sudah mulai membuahkan keuntungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, Pertamina akan terus meningkatkan efisiensi di berbagai sektor, sehingga dapat menutupi kerugian dibisnis penjualan BBM.
"Kita akan maksimalkan berbagai efisiensi, sehingga bisa menutupi selisih harga BBM ini," tutupnya.
(rrd/hen)











































