Pertamax Naik Rp 9.600/Liter, Ini Hitung-hitungan Pertamina

Pertamax Naik Rp 9.600/Liter, Ini Hitung-hitungan Pertamina

Zulfi Suhendra - detikFinance
Senin, 18 Mei 2015 15:01 WIB
Pertamax Naik Rp 9.600/Liter, Ini Hitung-hitungan Pertamina
Jakarta - PT Pertamina (Persero) berencana, menaikkan harga Pertamax dari Rp 8.800/liter menjadi Rp 9.600/liter. Namun rencana tersebut masih ditunda menunggu waktu yang tepat.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengungkapkan, penentuan harga Pertamax berdasarkan harga indeks pasar produk (BBM) internasional.

"Ada kenaikan 9,7% dari harga indeks pasar produk internasional," ungkap Wianda ditemui di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (18/5/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wianda menambahkan, selain indeks harga BBM internasional komponen lain yang menentukan harga Pertamax adalah Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dan biaya distribusi dan biaya penyimpanan BBM.

"Itu yang sudah kita masukan dalam kalkulasi. Ini formula harga yang tidak hanya digunakan Pertamina, Saya yakin formula harga ini juga dimiliki oleh badan usaha lain yang melakukan penjualan BBM non subsidi (Seperti SPBU Shell dan Total)," kata Wianda.

Ia mengatakan, dengan harga mengacu pada indeks harga BBM internasional, tentunya harganya akan naik-turun, namun mekanisme di Pertamina, penyesuaian harga dilakukan setiap awal dan pertengahan bulan.

"Ini wajar kita melakukan penyesuaian (naik-turun harga), apabila harga indeks pasarnya berfluktuasi," ucapnya.

Seperti diketahui, rencananya Jumat kemarin Pertamina akan menaikkan harga Pertamax naik jadi Rp 9.600 per liter, dengan rincian, harga dasar Pertamax Rp 8.347,826, ditambah PBBKB Rp 417,391 dan PPN Rp 834,783.

Pertamina sendiri memastikan harga Pertamax akan naik dalam waktu dekat.

"Itu nanti akan ditetapkan pada waktunya," tutupnya.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads