"Saya sampaikan, dorongan (pembubaran Petral) sudah datang dari Menteri BUMN Dahlan Iskan. Tujuannya bagaimana kita melakukan fungsi pengadaan (impor BBM) secara efektif dengan tata kelola yang benar," ungkap Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro, ditemui di Restoran Beautika Jalan Adul Muis, Jakarta, Selasa (19/5/2015).
Wianda mengatakan, namun baru sekarang rencana pembubaran Petral terealisasi. Di mana saat ini seluruh kegiatan Petral telah dibekukan, kemudian saat ini masih dilakukan proses likuidasi yang memakan waktu selama setahun.
"Keputusan likuidasi sudah dilakukan sejak 13 Mei. Jadi memang berikutnya diikuti dengan tahap-tahap likuidasi tersebut. Memang sekarang tahap review, due diligence dan financial serta menunjuk auditor independen termasuk akuntan publik," kata Wianda.
"Dari situ kita akan tahu aset yang dimiliki oleh Petral Group dan kewajiban-kewajiban di Petral Group termasuk kita juga akan lihat aset-aset tersebut bisa diambil Pertamina dan kewajiban akan dilunasi oleh Pertamina," tambahnya.
Sebelumnya, mantan Presiden SBY membantah, bila rencana pembubaran Petral selama ini selalu mentok di meja Presiden terdahulu (dirinya).
"Saya amat terkejut dengan pernyataan Menteri ESDM Sudirman Said yang menyerang dan mendiskreditkan saya, ketika menjadi Presiden dulu. Saya harap Pak Menteri ESDM melakukan klarifikasi apa yang dimaksud, karena justru saya ingin penyimpangan apa pun diberantas," kata SBY dalam kicauannya, seperti dikutip, Selasa (19/5/2015).
Dalam seri kicauan tersebut, SBY mengatakan, dirinya saat menjadi presiden membentuk Satgas Pemberantasan, yang tujuannya memberantas kejahatan dan penyimpangan yang terjadi dalam penyelenggaraan negara.
"Tidak ada yang mengusulkan ke saya agar Petral dibubarkan. Saya ulangi, tidak ada. Kalau ada pasti sudah saya tanggapi secara serius. Saya tertib dalam manajemen pemerintahan. Isu serius seperti mafia migas, pasti saya respons. Tidak mungkin berhenti di meja saya," ujar SBY.
(Rista Rama Dhany/Wahyu Daniel)











































