Komisi VII DPR ke Faisal Basri: Siapa Mafia Migasnya?

Komisi VII DPR ke Faisal Basri: Siapa Mafia Migasnya?

Dana Aditiasari - detikFinance
Rabu, 20 Mei 2015 20:46 WIB
Komisi VII DPR ke Faisal Basri: Siapa Mafia Migasnya?
Jakarta - Komisi VII DPR malam ini memanggil para mantan anggota Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi. Anggota Komisi energi ini mendesak Faisal Basri untuk mengungkap siapa mafia migas sebenarnya.

Seperti yang diungkapkan Anggota Komisi VII dari Fraksi Gerindra Hari Purnomo, yang meminta Faisal Basri mengungkap siapa mafia migas selama ini.

"Kalau saya lihat saat ini Pak Faisal sepertinya melembut. Saya pikir langsung to the point saja, kalau ada nama sebut nama," tegas Hari dalam rapat dengar pendapat umum, di Komisi VII DPR, Rabu (20/5/2015).

Namun, Faisal menegaskan sejak dibentuknya tim ini, bukan untuk memburu sosok mafia migas, melainkan membuat sistem di sektor hulu-hilir migas menjadi lebih transparan sehingga membuat gerak mafia migas menjadi sempit.

"Sekedar untuk kejelasan saja, nama tim ini bukan Tim Anti Mafia Migas, melainkan Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi. Tugas kami bukan memberantas mafia, tapi memperbaiki tata kelola migas, kalau tata kelola lembaganya beres, mafianya nggak akan bisa berkutik," ungkap Faisal.

Hasil dari kerja selama 6 bulan tim ini kata Faisal, ada 10 rekomendasi yang diberkan ke pemerintah untuk memperbaiki tata kelola migas.

"Rekomendasinya menghentikan impor premium atau RON 88, gasoline 0,35% sulfur yang di negara lain sudah tidak digunakan, dan menggantikannya dengan impor mogas gasoline 0,25%," katanya.

"Ini harus dilakukan karena ini adalah ruang mafia bermain," tegas Faisal.

Rekomendasi lainnya, dengan menggantikan wewenang impor yang dilakukan Petral menjadi diambil alih ke Integrated Supply Chain (ISC).

"Kita minta jajaran ISC dirombak, jangan sampai ISC mirip Pertamina Energy Service (PES/anak usaha Petral)," tutup Faisal.

(Rista Rama Dhany/Wahyu Daniel)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads