"Medco berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam menyukseskan pembangunan pembangkit listrik 35.000 MW sampai 2019. Salah satunya, Medco berpartisipasi dalam tender IPP (independent power producer) PT PLN (Persero), salah satunya IPP PLTGU Jawa-1 2 x 800 MW di Jawa Barat," ungkap President Director & CEO Medco Energi Internasional Lukman Mahfoedz, ditemui di Indonesia Petroleum Association (IPA) Convex 2015, Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (22/5/2015).
Lukman mengatakan, untuk pasokan gasnya akan berasal dari PT Pertamina (Persero) sebesar 250 juta kaki kubik per hari (mmscfd). Untuk lokasi PLTGU sendiri akan diputuskan PT PLN (Persero) melalui lelang.
"Hari ini kita tandatangani Head of Agreement (HoA) dengan Pertamina, yang disaksikan Menteri ESDM untuk pasokan LNG (gas alam cair) untuk Proyek Jawa-1 IPP PLN.β Pasokan gas dari pertamina sebesar hingga 250 mmscfd," kata Lukman.
Ia menambahkan, Medco berharap HoA dengan Pertamina, yang selanjutnya akan ditingkatkan ke GSA, akan mengulangi cerita sukses kerjasama Medco dan pertamina, seperti di proyek gas LNG Donggi Senoro yang akan mulai start up di akhir bulan ini.
Selama ini Medco, melalui anak usahanya Medco Power, mengoperasikan pembangkit listrik dengan kapasitas sekitar 1.600 MW, terdiri dari 300 MW IPP di Batam serta Sumatra Selatan, dan PLTU TJB kapasitas 2 x 660 MW, milik PLN di Jawa Tengah.
"Medco saat ini juga mengembangkan dua proyek panas bumi di PLTP Sarulla 3 x 110 MW di Sumatra Utara, dan PLTP Ijen 2 x 55 MW di Jawa Timur, dan beberapa mini hydro. Dalam tiga tahun ke depan, kapasitas pembangkit listrik akan meningkat menjadi 2,100 MWβ," tutup Lukman Mahfoedz.
Medco Energi Internasional mengambil bagian dari proyek 35.000 MW. Medco akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap Jawa-1 dengan kapasitas 2 x 800 MW di Jawa Barat.
(Rista Rama Dhany/Wahyu Daniel)











































