Tahun Ini, Vale Target Ekspor 82.500 Ton Nikel ke Jepang

Tahun Ini, Vale Target Ekspor 82.500 Ton Nikel ke Jepang

Ayunda W Savitri - detikFinance
Selasa, 26 Mei 2015 17:19 WIB
Tahun Ini, Vale Target Ekspor 82.500 Ton Nikel ke Jepang
Sorowako - PT Vale Indonesia Tbk menargetkan ekspor nikel sebanyak 80.500 ton ke Jepang tahun ini. Nikel tersebut diproduksi dari tambang nikel di Sarowoko, Selawesi Selatan.

"(Kita ekspor) 80.500 ton per tahun nikel paket. Sudah jadi kadarnya 78 persen, belum 100 persen. Nanti di Jepang diolah lagi. Kalau mau 100 persen harus ada refinery (pengolahan dari 78 jadi 100 persen kadar nikelnya), kita belum ada," ujar Senior General Manager Mines and Exploration Basri Kambatu.

Hal ini disampaikannya dalam kegiatan media visit di kawasan pertambangan nikel Vale Indonesia, Sorowako, Sulawesi Selatan, Selasa (26/5/2015). Adapun alasan ekspor nikel ke Jepang dikarenakan perusahaan sudah memiliki ikatan kontrak jangka panjang dengan perusahaan Sumitomo, Jepang.

"Sementara long term kontrak sama Sumitomo Jepang," sambungnya.

Dengan adanya kontrak tersebut, Vale tidak begitu khawatir dengan berapa besaran produksi nikel. Untuk harga belinya pun, Sumitomo tetap mengikuti harga pasaran yang telah ditetapkan London Market Exchange (LME). Sehingga, tidak terpengaruh dengan naik turunnya harga nikel di pasaran.

Basri mengatakan, hasil produksi nikel itu umumnya digunakan untuk melapisi besi agar tidak berkarat. Dia menargetkan, tahun ini perusahaan dapat mengeskpor produksi nikel sebanyak 82.500 ton.

"Nikel tujuan utamanya pelapisan besi anti karat, sendok, bahan stainless steel itu juga ada bahannya (dari nikel)," lanjutnya.

"Tahun ini 82.500 ton targetnya, kalau 2014, 79 sekian ton," kata Basri.

Dijelaskan pria asli Kuningan, Jawa Barat ini, melalui hasil produksi pabrik, area pertambangan overburden (striping) mengandung nikel berkadar dua persen. Setelah melalui proses pengolahan (mining) secara metalurgi, kadar nikel meningkat jadi 78 persen.

(Ayunda W Savitri/Rista Rama Dhany)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads