Hadiri dalam acara tersebut, Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Johanna Brismar Skoog, Duta Besar Indonesia untuk Swedia, Dewa Made Juniarta Sastrawan dan Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional, Satry Nugraha.
IndonesiaβSweden Energy Forum berlangsung selama dua hari sejak hari ini. Beberapa agenda pertemuan yang sudah dijadwalkan akan dilaksanakan yaitu, presentasi dan diskusi antar kedua belah pihak, business meeting dan workshop.
"Dua negara berkumpul selama dua hari, untuk mendiskusikan berbagai potensi kerjasama terutama untuk energi terbarukan, jadi pemerintahnya maupun bisnis sektornya berkumpul," ujar Sudirman dalam keterangan tertulis, Kamis (28/5/2015).
Sudirman menambahkan, Swedia merupakan negara yang tidak memiliki sumber energi yang berasal dari fosil, namun kemampuan inovasi teknologi, sehingga Swedia bisa menyediakan listrik untruk rakyatnya.
"Indonesia memiliki 53 gigawatt sedangkan Swedia punya kapasitas listrik 35 gigawatt," lanjut Sudirman.
"Kemampuan dan pengalaman yang besar yang mereka miliki itulah, yang harus kita pelajari dan manfaatkan, tutup Sudirman.
(Rista Rama Dhany/Suhendra)











































