"Saya rasa Indonesia bisa," kata Direktur Riset dari ROSATOM, Prof Vladimir Artisyuk di sela-sela Atom Expo di Moskow, Rusia, Selasa (2/6/2015).
ROSATOM adalah BUMN Rusia yang bergerak di bidang pembangunan reaktor nuklir untuk energi. Perusahaan ini salah satu proyeknya membangun reaktor di Vietnam.
"Indonesia memiliki banyak peneliti. Indonesia memiliki Prof Zaki Suud yang sekarang di IAEA," jelas dia.
Menurut Vladimir, Rusia pun siap memberikan bantuan untuk pelatihan dan transfer pengetahuan. ROSATOM saat ini memberikan pelatihan ke sejumlah negara dalam pengelolaan reaktor nuklir untuk energi.
"Untuk menjalankan sebuah reaktor nuklir itu membutuhkan hanya 300 orang saja," urai dia.
ROSATOM saat ini sudah menjalin kerjasama dengan BATAN dalam pengelolaan dan desain reaktor riset di Serpong.
"Hasil survei 72 persen orang Indonesia setuju untuk PLTN itu hal yang baik," tutup dia.
(Indra Subagja/Rista Rama Dhany)











































