Follow detikFinance
Jumat, 05 Jun 2015 09:50 WIB

Laporan dari Paris

Ini 2 Daerah 'Perawan' di RI yang Kaya Gas

Wahyu Daniel - detikFinance
Paris - Jumlah cadangan gas di Indonesia totalnya mencapai 157,14 triliun kaki kubik (TCF). Dari jumlah tersebut, ada 2 daerah kaya gas yang saat ini belum berproduksi, meski sudah ada kontrak yang dibuat.

Dalam data Indonesian Gas Association (IGA) yang dipamerkan dalam World Gas Conference (WGC) ke-26 di Paris, Jumat (5/6/2015), adalah wilayah Natuna Timur (East Natuna) dan Masela di Maluku yang memiliki kekayaan gas terpendam, dan belum dilakukan pengeboran sumur minyak dan gas bumi (migas).

Untuk Natuna Timur, jumlah cadangannya sekitar 51,46 TCF, yang saat ini masih belum bisa berproduksi.

Sedangkan di Masela, kontrak operator dimenangkan oleh perusahaan migas Jepang, yaitu Inpex.

Blok Masela ini memiliki cadangan gas 15,22 TCF. Namun sampai saat ini, blok tersebut belum berproduksi. Kontrak yang dibuat sejak 1998 sampai sekarang ‎belum juga ada perkembangan. Kontrak Inpex akan berakhir 2019, dan Inpex meminta perpanjangan karena waktu yang tinggal sedikit.

‎Akan dikemanakan cadangan gas ini? Apakah akan diekspor lagi?

Indonesia terancam impor gas pada 2019, karena minimnya eksplorasi dan banyaknya gas yang diekspor.

Dalam data IGA, memang cadangan gas Indonesia bisa cukup untuk 41 tahun lagi. Namun bila produksi dan kebutuhan bertambah, apalagi ada program pembangkit listrik 35.000 megawatt, maka cadangan gas bumi tersebut bisa habis lebih cepat.



(dnl/rrd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed